Difusi dan Osmosis
Kelompok 5 :
1.
Safrida Amalia Y W
2.
Anggi Dwi Putri
3.
Emi Irizkika W
4.
Iva Novianti
|
1.
Difusi dan Osmosis
Proses Difusi Proses
Osmosis
A.
Perbedaan
Difusi
|
Osmosis
|
|
Pengertian
|
Difusi
gerakan partikel atau molekul dari daerah konsentrasi tinggi ke daerah
konsentrasi rendah.
|
Osmosis
adalah pergerakan partikel atau molekul pelarut melalui membran permeabel ke
daerah konsentrasi tinggi dari daerah konsentrasi rendah.
|
Proses
|
Difusi
biasa terjadi pada molekul yang berada dalam keadaan gas dan molekul cairan.
Gas terus berbenturan dengan membran, yang ketika dihapus, akan memungkinkan
molekul untuk bergerak bebas.
Difusi
dapat menyebar sampai jarak yang jauh.
|
Osmosis
terjadi terutama pada air dan sel-sel. Jika media yang mengelilingi sel
memiliki konsentrasi air yang lebih tinggi, sel akan menyerap air.
Terjadi
relative lebih lambat.
sedangkan
osmosis terbatas pada jarak yang lebih dekat.
|
Penggunaan
|
Difusi
memungkinkan untuk penciptaan nutrisi penting dan energi yang dibutuhkan oleh
tubuh.
|
Osmosis
memungkinkan sel untuk menyerap banyak nutrisi yang tersedia di air.
|
Air
|
Tidak
memerlukan air.
|
memerlukan
air.
|
Gradien
konsentrasi
|
Berlangsung
dari gradien konsentrasi tinggi ke gradien konsentrasi rendah
|
Bergerak
ke bawah gradien konsentrasi
|
Jenis
|
Gerak
Brown, difusi Kolektif, Efusi dari gas, difusi elektron, difusi difasilitasi,
difusi gas, aliran panas, difusi Knudsen, difusi Momentum, Osmosis, Foton
Difusi, Difusi Reverse, Self-difusi, difusi Permukaan
|
Osmosis
balik, Osmosis Maju
|
Contoh
|
molekul
gula dalam segelas air, penyegar udara di udara, dll
|
Menjadi
haus setelah makan sesuatu yang asin, tas teh ketika direndam menyerap air,
penyerapan air oleh akar tanaman, dll
|
.,.
B. Pesamaan
Peranan
|
Difusi dan Osmosis
untuk mempertahankan homeostasis
‘”kondisi seimbang internal atau keseimbangan untuk mengatur berbagai
mekanisme melalui fungsi selular.
|
Energi
|
Pasif, karena tidak ada energi
eksternal yang dibutuhkan.
|
Proses
|
Terjadi karena adanya perbedaan
konsentrasi
|
2.
Difusi terfasilitasi
Difusi terbantu merupakan peristiwa difusi yang dibantu oleh
protein yang terdapat pada membran. Beberapa molekul tertentu misalnya yang
memiliki ukuran cukup besar akan mengalami kesulitan dalam menembus membran sel
sehingga membutuhkan “saluran khusus” bagi lewatnya molekul tersebut. Saluran
khusus tersebut dapat berupa protein saluran maupun protein pembawa.
Saluran khusus tersebut merupakan protein integral yang menempel pada membran
sel..
Salah satu molekul yang berpindah melalui difusi terbantu
adalah glukosa. Molekul glukosa memiliki fungsi yang sangat penting sebagai
sumber energi utama bagi tubuh. Untuk mencukupi kebutuhan glukosa, sel-sel
tubuh memiliki transporter glukosa (saluran khusus untuk glukosa). Glukosa dari
darah dapat dengan mudah masuk ke dalam sel-sel tubuh melalui transporter
tersebut.
Beberapa jenis sel seperti sel darah merah dan ginjal
memiliki saluran khusus yang disebut akuaporin. Saluran ini berfungsi sebagai
saluran lewatnya air dalam jumlah banyak (seperti keran air). Sel ginjal
memiliki akuaporin untuk menghisap kembali (reabsorbsi) air dari dalam urin,
apabila tidak terjadi reabsorbsi maka jumlah urin yang dikeluarkan manusia
dalam satu hari dapat mencapai 180 L – dan manusia harus minum sejumlah itu
pula untuk tetap bertahan hidup.
3.
Transport aktif
Transpor aktif adalah gerakan molekul melintasi membran sel
ke arah melawan gradien konsentrasi mereka, yaitu bergerak dari konsentrasi
rendah ke konsentrasi tinggi. Transpor aktif biasanya berhubungan dengan
akumulasi konsentrasi tinggi molekul yang dibutuhan sel, seperti ion, glukosa
dan asam amino. Jika proses menggunakan energi kimia, seperti dari adenosin
trifosfat (ATP), itu disebut transpor aktif primer. Transpor aktif sekunder
melibatkan penggunaan gradien elektrokimia. Transpor aktif menggunakan energi
sel, seperti transportasi pasif, yang tidak menggunakan energi sel. Transpor
aktif adalah contoh yang baik dari proses yang sel membutuhkan energi. Contoh
transpor aktif termasuk penyerapan glukosa di usus pada manusia dan penyerapan
ion mineral ke dalam sel-sel rambut akar tanaman.
Contoh transpor aktif primer, di
mana energi dari hidrolisis ATP secara langsung digabungkan dengan gerakan
suatu zat tertentu melintasi membran independen. en.wikipedia.org
|
Transpor
pasif adalah gerakan biokimia dan zat atom atau molekul lain pada membran sel.
Tidak seperti transpor aktif, tidak memerlukan masukan energi kimia, yang
didorong oleh pertumbuhan entropi sistem. Tingkat transpor pasif tergantung
pada permeabilitas membran sel, yang, pada gilirannya, tergantung pada
organisasi dan karakteristik membran lipid dan protein. Empat jenis utama
transportasi pasif difusi, difusi difasilitasi, filtrasi dan osmosis.
Daftar pustaka
1. Jendelasarjana.com
2. Edubio.com
3. Cpuik.com
Komentar
Posting Komentar